Vaksinasi di Pulau Sangiang, Kepala Desa Cikoneng Apresiasi Polda Banten dan Akabri 1999

Serang – Dalam rangka 22 tahun pengabdian, Akabri 1999 melaksanakan kegiatan Vaksinasi Masal dan Baksos di Pulau Sangiang, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Sabtu (09/10).

Pelaksanaan Vaksinasi dan penyerahan bansos ini merupakan rangkaian dari acara Bakti Sosial dan Vaksinasi Massal Polda Banten dan Akabri angkatan 1999 pada Selasa 28 September yang lalu.

Adapun kegiatan Vaksinasi ini menargetkan sebanyak 105 orang dengan sasaran masyarakat sekitar. Selain itu juga dilakukan pembagian sebanyak 105 paket sembako kepada masyarakat setelah melakukan Vaksin.

Ditemui dilokasi Vaksinasi, Pjs. Kepala Desa Subhan Fajri mengucapkan banyak terima kasih kepada Polda Banten dan Akabri 1999 dengan dilaksanakannya Vaksinasi dan Bantuan Sosial.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Polda Banten dan Akabri 1999 dengan dilaksanakannya Vaksinasi dan Bantuan Sosial. Mudah-mudahan ini bukan yang terakhir dan ada kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan oleh Polda Banten dan Akabri 1999,” ujar Subhan Fajri.

Dalam kesempatan itu Subhan Fajri juga mengajak kepada masyarakat untuk mengikuti dan melaksanakan Vaksin.

“Kepada masyarakat marilah kita manfaatkan momen ini untuk berpartisipasi mengikuti Vaksinasi agar penanggulangan dan pencegahan  Covid-19 di Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik,” tambah Subhan Fajri.

Saat ditemui, perwakilan Akabri 1999 Kombes Pol Calvijn Simanjuntak mengatakan bahwa kegiatan Vaksinasi dan Bakti Sosial ini dalam rangka mendukung program pemerintah tentang percepatan Vaksinasi.

“Hari ini, kami perwakilan Akabri 1999 mengunjungi Pulau Sangiang, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang untuk melaksanakan kegiatan Vaksinasi dan menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat,” ujar Calvijn.

“Kegiatan ini dalam rangka 22 tahun pengabdian Akabri 1999, dan kegiatan Vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah tentang percepatan Vaksinasi,” lanjutnya.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bagi masyarakat yang ada di Pulau Sangiang,” tutup Calvijn. (Bidhumas)

Bagikan di Media Sosial mu