Wednesday 16th October 2019

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dan Ekonomi Warga, KKM 79 Unsera Lakukan Bedah Sekolah Dan Inovasi Produk Olahan Bandeng

SERANG, (Gerbang Banten) – Sebanyak 14 Mahasiswa semester akhir Universitas Serang Raya (UNSERA) mengadakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kelurahan Susukan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.  KKM UNSERA berlangsung sejak 12 Juli -21 Agustus 2017 terhitung 40 hari.

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan, Santi Riana Dewi, program kerja yang dijalankan oleh Kelompok KKM 79 dari Kelurahan Susukan sangat istimewa dan tidak biasa yakni bedah sekolah menjadi salah satu program unggulan di bidang pendidikan, selain  menjadi guru bantu MI, belajar baca tulis Al-Quran. Selanjutnya program peningkatan kebersihan lingkungan berupa pembagian 20 tong sampah. Untuk program di bidang ekonomi KKM 79 Unsera mengadakan pelatihan kewirausahaan bakpao isi bandeng dan kue kukus pelangi berkarakter, dan pelatihan kerajinan kreasi seni dari kain perca.

Santi mengatakan, “Program tersebut merupakan bagian dari kewajiban mahasiswa untuk persyaratan menyelesaikan program S-1. Hasil kerja mahasiswa KKM 79, tidak hanya mendapat respon baik dari masyarakat Desa Susukan, tapi juga didukung penuh oleh aparat pemerintah dari RT hingga tingkat Desa dan Kecamatan “. Lebih lanjut dijelaskan bahwa program KKM Kelompok 79 Unsera di dalam melakukan Bedah Sekolah Madrasah IbtidaiyahMathlaul Anwar bekerja sama dengan komunitas Ayo Ngecat yang didukung oleh PT Krakatau Posco dan PT Nufarm Indonesia.

“Inovasi produk olahan bandeng dilakukan KKM 79 untuk memajukan perekonomian Desa Susukan karena sebagian masyarakat bekerja sebagai nelayan, dan potensi bandeng di Desa Sampang ini sangat melimpah, untuk itu kita dibuatlah inovasi olahan bandeng yang diisi dengan bakpao” lanjut Santi

Menurut warga RT 11 Sampang, Baeti mengatakan, “ Bahwa masyarakat sangat menerima adanya kelompok KKM 79 di Desa Susukan Sampang ini. Semua kegiatan didukung secara aktif oleh masyarakat. Banyak kegiatan yang diaplikasikan dengan baik oleh masyarakat terutama pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah yang sudah disediakan kelompok KKM 79 dan murid-murid MI lebih bersemagat belajar di sekolah, karena keadaan sekolah sekarang menjadi lebih baik dan bersih” tutup Baeti. Selain itu Kepala Desa Susukan, Epi Suaepi juga mengatakan, “Keberadaan mahasiswa KKM kelompok 79 sangat memberi manfaat yang berarti bagi masyarakat melalui program kerja keseluruhan yang telah dilaksanakan selama KKM, terutama di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan kebersihan lingkungan” demikian yang disampaikan Epi Suaepi. (iin)

What do you think of this post?
  • Boring (100%)
  • Awesome (0%)
  • Interesting (0%)
  • Useful (0%)
  • Sucks (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan