Soal BLT UMKM Di Tangsel Bulan Juni sampai September, Masih Dalam Proses Validasi Pendataan

Tangsel, (gerbangbanten.co.id) – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kota Tangsel, Deden Deni, pasca menghadiri acara diskusi panel, yang diselenggarakan oleh Presedium Asosiasi Pengusaha Tangsel (Pantas), di RM Saepisan BSD, Rabu, (25/8/2021).

Deden mengatakan, bantuan untuk pelaku UMKM masih berjalan sampai hari ini dan bulan ini. Bahkan bertambah dari bantuan Kepolisian yaitu Polri.

“Akan tetapi masih tahap pendataan belum bisa realisasikan, karena namanya bantuan, apalagi uang, harus valid mungkin datanya,” ujarnya.

Deden menjelaskan untuk bantuan dari kementerian Koperasi masih berjalan sampai hari ini, di tahun kemarin Rp 2,4 juta dan tahun ini Rp 4,2 juta.

Yang paling signifikan pun tahun kemarin, kata Deden, tidak di haruskan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Sekarang di haruskan NIB, itu yang menjadi hal perbedaan untuk pelaku usaha UMKM. Dulu sebelum 2 tahun lalu yang tidak mengharuskan NIB, ada 40 ribu yang menyesuaikan banyak, haru ini dengan adanya NIB tidak sebanyak itu. Artinya banyak pelaku UMKM belum punya legalitas, nah ini yang kita dorong, ini yang kita dorong untuk melakukan legalitas pelaku usahanya,” ungkapnya.

Deden menambahkan, pelaku usaha yang sudah mempunyai NIB, masih jauh dengan dibandingkan laporan yang sebelumnya. Menurut Deden, saat ini yang terdata sekarang baru 5 persen dari total pelaku UMKM.

“Total jumlah UMKM yang terdata juga sendiri sangat dinamis, kalau data Badan Pusat Statistik (BPS) ada 100 ribu lebih. Saat pihak kami melakukan koordinasi, data kami dengan BPS ada 2000 ribu kurang lebih,” tutupnya.(***)

Bagikan di Media Sosial mu