Tuesday 25th February 2020

Rumah Warga Digusur, Ketua DPRD Kota Serang Sidak Ke Banten Lama

SERANG,(Gerbang Banten)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota serang Budi Rustiandi terbilang sangat responsive terhadap keluhan masyarakat, salah satunya ketika masyarakat kampung Kabalen ,Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen kota serang mengadu terhadapnya.

Aduan tersebut dikarenakan rumah warga akan dibongkar untuk keperluan rivitalisasi kawasan Banten Lama. Setelah mendapatkan aduan tersebut ,ketua DPRD Kota serang bersama anggota komisi IV langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk menyerap aspirasi warga tersebut.

Korban gusuran di kawasan museum purbakala Banten Lama mengadu pada Ketua DPRD kota serang, mereka merasa diterlantarkan dan tidak diberikan solusi pasca penggusuran.

“Ya kita bingung ini, setelah hampir 35 tahun kita hidup disini, sekarang rumah sudah di hancurkan, mau tinggal dimana lagi, bingung kita,” kata Marni (60) salah seorang warga yang rumahnya tergusur proyek Revatilisasi Kawasan Banten lama, Senin, (6/01/2020).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota serang ,mengaku tidak ada yang salah dengan proyek tersebut, namun Ia mendapatkan aduan bahwasanya ganti rugi tidak sesuai dengan nilai apraisal jadi Warga menolak.

“ Cuma kabarnya ada intervensi, Warga mengaku sampai ada ancaman rumahnya mau dibakar kalau menolak dibongkar. Saya sangat menyayangkan kalau hal itu benar. Saya akan klarifikasi kebenarannya,” kata Budi Rustiandi.

Seharusnya, jelas Budi, pemerintah provinsi Banten memberikan kenyamanan pada warga masyarakat, bukan malah menzolimi. “Mereka inikan bukan menghalangi, bukan tidak inginkan kemajuan, bukan tidak ingin ada pembangunan, tapi harus pas ganti ruginya, masa rumah dan usaha mereka digusur proyek Revatilisasi Banten lama tidak sesuai,” katanya menambahkan.
Lanjutnya, Ia mengaku tidak menghalangi revitalisasi tapi harus pakai cara-cara manusiawi dan mengutamakan cara-cara persuasif.

“Pemkot Serang juga harus responsif begitu ada warganya yang merasa dirugikan,jangan cuma diam. Upayakan dialog supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”
“Semoga ini menjadi perhatian bersama. Tentu ini akan menjadi evaluasi. Semoga tak terulang lagi,” ujarnya mengakhiri.
(Advertorial)

What do you think of this post?
  • Awesome (0%)
  • Interesting (0%)
  • Useful (0%)
  • Boring (0%)
  • Sucks (0%)
Jasa Pembuatan Website

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan