PPSDM KEBTKE Selenggarakan Workshop Pengembangan PLTP IPP Bersama PT. PLN

JAKARTA (gerbangbanten.co.id) – Indonesia memiliki berbagai potensi energi yang terkandung didalamnya, termasuk panas bumi, Panas Bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, serta batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetic tidak dapat dipisahkan dalam suatu system panas bumi.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) bekerjasama dengan PT. PLN (Persero) Pusdiklat Unit Pendidikan dan Pelatihan Makassar Renewable Energy Academy menyelenggarakan Workshop Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) IPP (Sistem Distance Learning)” pada tanggal, 26 sampai dengan 28 Juli 2021.

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN (Persero) Pusdiklat Unit Pendidikan dan Pelatihan Makassar Renewable Energy Academy yang telah mempercayakan kepada kami untuk melakukan Workshop Pengembangan PLTP, penyelenggaraan ini menyasar pada Renewable energy, satu minggu yang lalu telah menyelenggarakan Workshop Pengembangan PLTS dan kali ini penyelenggaraan Workshop PLTP IPP.

“Jika kita perhatikan panas bumi yang sudah diutilisasi sekarang itu masih dibawah 10%, banyak potensi panas bumi yang masih perlu kita utilisasi dan kembangkan. Kemudian yang terakhir yang dilakukan pemerintah, sudah banyak peluang-peluang khususnya bagi IPP sebelum masuk ke PLN, membuka peluang bagi IPP agar dapat terjun mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas bumi dan ini merupakan salah satu resources kita yang terbesar, kita harus manfaatkan untuk kepentingan masyarakat”tutur Laode.

Masih kata Laode, Hingga saat ini bauran energi terbarukan itu masih diangka 12%, merupakan tantangan besar bagi kita, bagaimana kita mengejar bauran energi agar dapat kita penuhi baik yang jangka pendek, tahun 2025 mencapai bauran 23%. Oleh karena itu, semua jenis energi terbarukan yang terkait untuk bisa meningkatkan bauran energy kita dorong terus baik itu PLTS, PLTB maupun PLTA dan PLTP, yang mana PLTP juga dalam 1 – 2tahun ini mengalami proses penyesuaian regulasi sehingga lebih mudah dikembangkan dan pemerintah juga membantu pengembangan eksplorasi dilapangan. Mudah-mudahan dengan kebijakan-kebijakan nantinya ini akan terus mendorong percepatan pengembangan PLTP di negara kita.

Lanjut Laode, Indonesia merupakan salah satu negara yang diuntungkan karena tidak semua negara memiliki potensi panas bumi seperti di Indonesia, oleh karena itu harus kita manfaatkan dengan baik, dan potensi panas bumi yang dimiliki oleh Indonesia memiliki keunikan-keunikan dibanding dengan negara lain. Keunikan dari potensi panas bumi kita hendaknya dijadikan pola untuk memperkaya wawasan kita dalam mengembangkan panas bumi. Artinya kita tidak hanya berupaya mengembangkan PLTP sebanyak mungkin tetapi juga perlu mengambil pelajaran dari setiap lapangan yang dikembangkan. Karena masing-masing lapangan yang dikembangkan memiliki karakteristik yang unik. Hal ini juga sangat baik untuk negara kita untuk menjadi mercusuar bagi teknologi maupun pengembangan dari PLTP itu sendiri, ungkap Laode.

“PLN merupakan satu-satunya badan usaha yang memiliki seluruh wilayah NKRI kecuali wilayah usaha yang diserahkan kepada badan usaha tertentu, dengan tumbuhnya IPP-IPP panas bumi ini hendaknya memperkuat kemitraan nantinya dengan PLN. Sehingga dapat memberikan penyiapan sumber energi terbarukan yang memadai dengan harga yang terjangkau dan tidak memberatkan dalam proses pengembangannya”tutup Laode. (Sri Asih)

Bagikan di Media Sosial mu