Polres Serang Kota Amankan 2 Pelaku Spesialis Curas

SERANG( Gerbang Banten)- Polres Serang Kota mengamankan dua pelaku kasus pencurian kekerasan degan senjata. Hal itu di katakan Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin saat gelar press Confrence dia Aula Mapolres Serang Kota, Kamis (13/09).

Kedua pelaku tersebut sudah melakuan kejahatannya sebanyak 4 kali di tahun 2018 di Waralaba berbeda beda.” Terakhir pelaku melakukannya 11 september kemarin di jalan penancangan Kota Serang, kita dapat laporan jam 08:00 dan pelaku di amankan 12:30 ,atau 3 jam setelah dapat laporan,” ujarnya.

Menurutnya, kedua pelaku tersebut melakukan kejahatannya waktu hari libur, hal itu di lakukan, karena penjualan lebih banyak.”kami sempat kesulitan untuk menangkap pelaku, di karenakan pelaku selalu memutus CCTV, dan menggunakan penutup muka, namun setelah kita dalami, ternyata pelaku dalam melakukan kejahatannya selalu sama,dari situ lah kita dalami, akhirnya kami lumpuhkan karena mencoba melarikan diri,” ujar AKBP Komarudin.

Dalam melakukan kejahatannya, pelaku (AS) sekaligus karyawan waralaba mengancam korban menggunakan celurit,sementara itu, (LH) mengancam dengan pistol mainan ( Korek Gas).

“Selama melakukan kejatannya, modus pelaku tetap sama, yaitu pura pura membeli minuman, setelah itu satu pelaku akan menggiring karyawan ke gudang cctv untuk memutusnya , dan karyawan satu lagi di bawa untuk menunjukkan penyimpanan uang,” tuturnya

Dalam melakukan kejahatannya yang terakhir, pelaku berhasil membawa uang kabur sebesar 30 juta. “Namun, setelah kita amankan, uang tersebut hanya sisa 15 jutaan, informasinya pelaku membayar utang,” ujar kapolres.

Adapun Barang Bukti yang di amankan, satu sepeda motor beat, mio ,celurit, tas ,korek gas, dan uang 15 jutaan. Pelaku sendiri di ancam 9 tahun penjara Pasal 365 KUHP.

Sementara itu, pelaku AS mengaku melakukan kejahatannya karena mengaku kecewa ke manajemen waralaba. ” saya kecewa , ” ujar Ayah dua anak ini (carles)

Bagikan di Media Sosial mu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.