MTQ Ke XXXVI Tingkat Kabupaten Lebak 175 Dewan Hakim Menjadi Penilai

LEBAK (Gerbang Banten) – Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kabupaten lebak ke XXXVI tahun 2017 yang dilaksanakan di Kecamatan Sajira pada tanggal 20 sd 24 november 2017, 175 orang dewan hakim menjadi penilai terdiri dari 126 orang dewan hakim, 25 orang panitera, dewan pertimbangan 7 orang, dewan pengawas 13 orang dan koordinator dewan hakim 4 orang. Hal tersebut dikatakan ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lebak KH Pupu Mahpudin saat pelantikan dan orientasi dewan hakim serta panitera yang dipimpin Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di aula Multatuli sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, sabtu (19/11/2017)

 

Bupati Lebak menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para kiyai, para alim ulama, pimpinan pondok pesantren, pengurus LPTQ, pimpinan majelis ta’lim, pengelola madrasah diniyah, pengelola gerakan maghrib mengaji dan para santri yang senantiasa beristiqomah membangun sumber daya manusia yang berkualitas menuju masyarakat Kabupaten lebak yang semakin religius berkarakter dan berakhlakul karimah.

 

“orientasi bagi para dewan hakim dan panitera sungguh memiliki makna yang sangat mendalam, bukan hanya meningkatkan kualitas dan profesionalisme saja, namun yang paling mendasar terbangunnya integritas dalam melaksanakan tugasnya.” ungkapnya

 

Sementara itu asisten umum dan kesra Dedi Lukman selaku ketua penyelenggara menjelaskan jumlah cabang yang dimusabaqohkan meliputi 9 cabang yaitu cabang tilawah, tahfid, fahmil, syahril, tafsir, khot, qiroatil kutub, Musabaqah makalah al Qur’an dan cabang hafalan hadits.

 

“Tahapan pelaksanaan MTQ diawali dengan pelantikan dan orientasi dewan hakim pada hari sabtu (19/11/17), kemudian pelaksanaan pawai ta’aruf pada hari senin (20/11/17) pukul 09:00 WIB yang diikuti oleh 28 kafilah, pada malamnya pukul 20:00 WIB bertempat di Alun-alun Sajira Bupati Lebak membuka secara resmi.” katanya

 

MTQ Tingkat Kabupaten Lebak yang mempertemukan kafilah dari seluruh Kecamatan tentu saja akan diwarnai persaingan untuk menjadi yang terbaik, bukan menang-kalah, tetapi yang lebih penting dan perlu disadari bersama bahwa MTQ yang diselenggarakan di Kecamatan Sajira ini menjadikan sarana untuk mempersatukan Umat Islam.(HD)

Bagikan di Media Sosial mu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.