Thursday 15th April 2021
21 views

Kapolres Lebak Resmikan KTN Di Kecamatan Leuwidamar

LEBAK (Gerbang Banten) – Kepala Kepolisian Resor ( Kapolres) Lebak, Polda Banten AKBP Ade Mulyana, SIK meresmikan Kampung Luwuk, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimarga dan Kampung Keusal, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak menjadi Kampung Tangguh Nusantara ( KTN). Jum’at, (26/02/2021).

Pada acara tersebut, AKBP Ade Mulyana mengatakan Kampung Tangguh ini diharapkan tangguh dalam aspek Kesehatan, Budaya, ketahanan pangan, pemenuhan bahan pokok, perikanan. Menjadikan masyarakat produktif serta Tangguh dalam Aspek keamanan lingkungan.

“Dalam kampung tangguh ini kita membangun kesadaran semua komponen masyarakat, untuk bersinergi dalam aspek kesehatan. Selalu menerapkan protokol kesehatan, 5 M Memakai masker, Mencuci tangan , Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilisasi,” jelas Kapolres.

Selain itu, AKBP Ade Mulyana menyampaikan Kampung Tangguh juga menyiapkan tempat khusus isolasi mandiri, apabila ada warga yang terkonfirmasi Covid -19. Sehingga bisa membantu Pemerintah dalam penanganan Covid -19..

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Stakeholder, atas terbentuknya Kampung Tangguh Nusantara. Semoga bisa berkesinambungan di masa pandemi ini dan bisa terbentuk, Kampung -kampung tangguh yang lainnya, kita sama-sama berdo’a semoga pandemi Covid -19 segera berakhir,”imbuh AKBP Ade

Pada kegiatan tersebut, hadir ketua BPD Desa Leuwidamar Hendra Kamajaya, Muspika kecamatan leuwidamar, ketua MUI kecamatan leuwidamar, ketua FSPP, tokoh masyrakat dan pemuda tani serta pengurus INTANI lebak.

Dalam kesempatan itu, Hendara menyampaikan harapan masyrakat pada umumnya, dengan diresmikannya kampung keusal sebagai kampung tangguh nusantara oleh Kapolres. Ini merupakan program Kapolri, semoga kedepannya masyarkat kampung Keusal semakin maju dan kuat di bidang pangan, pendidikan, kesehatan, serta keamanan lingkungan.

“Jadi, para petani mudah akses untuk mendapatkan pupuk dan pembinaan dari pemerintah pusat dan daerah dan pemuda kampung keusal bangga untuk menajdi petani milenial”ucap Hendra.

“Sekarang, para petani semakin mudah mengakses informasi, dengan demikian berharap nantinya lahir para pemuda tani yang modern, yang akan dibantu oleh INTANI”tambah Hendra.

Sementara itu, ditempat yang sama pimpinan Pondok Pesantren Sirojul Qori Kiyai Ubaidilah mengatakan sangat bersyukur karena Pondok Pesantrennya ada dilingkungan kampung keusal, sebab salah satu program KTN ada program ekonomi syariah dan ketahanan pangan.

“Kami ucapkan terima kasih atas peresmian KTN, yang mana programnya ada berbasisis pondok pesantren. Sehingga KTN akan memudahkan santri kami belajar tentang ekonomi”tutup Kiyai Ubaidilah. (***)

What do you think of this post?
  • Awesome (0%)
  • Interesting (0%)
  • Useful (0%)
  • Boring (0%)
  • Sucks (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan