Kader Posyandu dan PKK Desa, Menyerang TMMD Non Fisik

Kodam Jaya, Tigaraksa – Sebagai orang Prajurit dituntut harus serba bisa dan mampu membantu masyarakat. Segala kegiatan yang ada di masyarakat juga tidak lepas dari pantauan para prajurit yang ada di wilayah. Hal ini juga terjadi di Desa Jambe Kecamatan Jambe yang saat ini sedang ketempatan pelaksanaan TMMD Reguler Ke-111 TA. 2021 Kodim 0510/Trs yang dilakukan kemaren.

Kapten CPM Djalaluddin Putra Dansatwas TMMD non fisik Kodim 0510/Trs melihat kegiatan tersebut anggota yang tergabung dalam Satgas TMMD ikut larut membantu kelancaran kegiatan Posyandu yang ada disana. Ini membuat suasana kegiatan Posyandu menjadi lebih berbeda dari biasanya. Sebuah kombinasi yang sangat indah, saling bahu membahu dengan satu tujuan yaitu menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan bisa diandalkan di kemudian hari untuk menerima tongkat estafet pembangunan ini,

“Di Program TMMD Reguler Ke-111 bahwa kegiatan posyandu sangat baik dilakukan karena disana banyak manfaat yang bisa didapatnya seperti kesehatan anak akan terpantau dengan baik khususnya bagi anak-anak yang ada di pedesaan jauh dari tempat pelayanan kesehatan. Dengan kedatangan anggota TNI diharapkan anak-anak tidak takut dengan TNI bahkan diharapkan dari sekian anak yang dilayani di posyandu ada yang menjadi anggota TNI. Serta Terjalin hubungan emosional yang erat antara satu dengan yang lain baik sesama anak-anak balita, ibu-ibu yang punya anak kecil, petugas dan semua yang terlibat didalamnya dan masih banyak lagi manfaat yang diperolehnya,” kata Danramil 01/Tln Kapten CPM Djalaluddin Putra.

Di kesempatan yang sama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXIV Ny. Herawati Bangun Siregar menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di posyandu kali ini ada beberapa kegiatan, diantaranya timbang berat badan, imunisasi dan pemberian extra puding seperti bubur kacang hijau, susu dan buah-buahan. Kegiatan petimbangan ini sebagai upaya mengikuti kemajuan perkembangan anak dan mencatat perubahannya untuk anak-anak balita usia 0-5 tahun sehingga bila ada kelemahan maka akan kelihatan kurang gizi yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan. Sedangkan untuk pemberian vaksin tunggu giliran dari puskesmas bagi anak-anak di usia tersebut, tujuan dari pemberian vaksin agar anak lebih kebal dari serangan penyakit.

Bagikan di Media Sosial mu