JAWA BARAT AJAK BANTEN KERJASAMA TERKAIT KEK

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

 

SERANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajak Pemprov Banten bekerja sama terkait dengan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten dan calon KEK Ciletuh di Sukabumi, Jabar. Kerja sama tersebut diyakini akan bersifat simbiosis mutualisme alias menguntungkan bagi kedua belah pihak.
“Tadi kami di dalam konteksnya adalah melakukan penjajakan kerjasama terkait KEK, antara calon KEK kami yaitu Geopark di Ciletuh dan KEK Tanjung Lesung,” kata Staf Ahli Gubernur Jabar, U Sigit, usai diterima Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di ruang kerja Wagub Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (27/7). Sigit diterima Wagub Banten bersama dua staf ahli gubernur Jabar lainnya, yakni Kusmayadi dan Eni N. Sementara Wagub BAnten didampingi Staf Ahli Gubernur Banten Enong dan Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Banten Eneng Nurcahyati.
Dikatakan Sigit, latar belakang dijajakinya kerja sama tersebut adalah mengingat letak Geopark Ciletuh yang berdekatan dengan KEK Tanjung Lesung. “Kami berpikir, kalau kita maintenance bareng-bareng wisatawan dari dua destinasi wisata itu pasti akan sangat menguntungkan,” kata Sigit.
Diungkapkan Sigit, saat ini Jabar tengah mengajukan sejumlah KEK kepada pemerintah pusat untuk ditetapkan. Selain Geopark Ciletuh, sejumlah calon KEK lainnya adalah KEK Agrotropolis Kertajati (Majalengka), KEK Kota Raya Walini (Kabupaten Bandung), KEK Pangandaran (Ciamis), dan KEK Purwakarta.
Lebih jauh Sigit mengakui, jika pada pertemuan tersebut, pihaknya juga mencoba menggali informasi terkait dengan pengajuan KEK kepada pemerintah pusat. Hal ini merujuk kepada telah ditetapkannya KEK Tanjung Lesung oleh pemerintah pusat. “Ya intinya kami saling belajar. Dalam konteks KEK kan kebetulan Banten lebih dulu, jadi kami cari-cari informasi mulai dari proses pengajuannya sampai dengan nanti pasca penetapan, bagaimana pengelolaannya dan seterusnya,” papar Sigit.
Sementara saat menerima kunjungan Wagub Banten Andika Hazrumy sendiri mengaku senang dengan kunjungan rombongan dari Pemprov Jabar tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan silaturahmi yang tak putus di antara Jabar yang pernah menjadi daerah induk dengan Banten sebagai wilayah yang dahulu pernah menginduk. “Ibaratnya ini seperti anak dikunjungi sama Ibunya. Silaturahmi seperti ini akan terus kita rawat dan kita jaga,” kata Wagub.
Terkait dengan dijajakinya kerja sama terkait KEK di kedua daerah, Wagub mengaku, Banten sangat membuka diri dan akan berusaha untuk menyambut semaksimal mungkin. “Nanti kita akan lanjutkan dengan pembahsan yang lebih teknis terkait dengan penjajakan kerja sama ini,” katanya.
Seperti halnya Jabar, kata Wagub, Banten juga optimistis kerja sama tersebut akan menguntungkan bagi kedua belah pihak. Lebih jauh Wagub mengungkapkan, kerja sama dimaksud diantaranya meliputi terbukanya kemungkinan promosi secara bersama-sama antara Jabar dan Banten terkait dengan upaya menarik wisatawan di kedua KEK yang dikerja samakan. “Gambarannya mungkin nanti, bagaimana wisatawan dari Ciletuh itu bisa dipaketkan dengan untuk ke Tanjung Lesung. Demikian juga sebaliknya. Tapi itu masih butuh pembahasan ya. Intinya kami Pemprov Banten sangat siap,” pungkasnya.(Humas/Vic)

Bagikan di Media Sosial mu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.