Friday 25th September 2020
40 views

Ghazali Dachlan: BPJAMSOSTEK Tanggung Peserta Yang Terinfeksi Covid-19

TANGSEL- Program jaminan kecelakaan kerja (JKK) tidak lagi hanya menanggung kecelakaan yang terjadi di jalan menuju tempat kerja, di lokasi kerja dan perjalanan dinas. Sekarang ada 88 jenis penyakit akibat kerja (PAK) termasuk covid-19 yang ditanggung BPJAMSOSTEK. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Tangerang Selatan Ghazali Dachlan saat memberikan santunan JKK kepada ahli waris salah satu perawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Tangerang Selatan yang meninggal dunia karena terinfeksi covid-19 saat bertugas merawat pasien.

“Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.01.07/MENKES/327/2020 tentang penetapan corona virus disease 2019 (Covid-19) akibat kerja sebagai penyakit akibat kerja yang spesifik pada pekerjaan Tertentu. Dimana covid-19 dapat dikategorikan sebagai PAK dalam klasifikasi penyakit yang disebabkan pajanan faktor yang timbul dari aktivitas pekerjaan, yaitu kelompok faktor pajanan biologi. Maka pekerja yang mengalami penyakit akibat kerja karena Covid-19 berhak atas manfaat program JKK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peserta BPjamsostek jika terpapar disetarakan dengan kecelakaan kerja yang berhak atas perawatan dan pengobatan,” kata Ghazali Dachlan di Kota Tangerang Selatan, Senin (27/7).

Dalam penyerahan santunan JKK tersebut, ahli waris mendapatkan santunan kurang lebih sebesar Rp. 486.556.254 yang diserahkan secara simbolis oleh Ghazali Dachlan. Menurut Ghazali, hal itu sesuai dengan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2019.

” Jika ada pasien yang meninggal, mendapat santunan sebesar 48 kali upah, ditambah santunan pemakaman sebesar Rp 10.000.000, santunan berkala sebesar Rp. 12.000.000 dan beasiswa untuk 2 orang anak sampai tingkat Perguruan Tinggi,” ungkap Ghazali.

” Jadi masyarakat menjadi tahu bahwa BPJAMSOSTEK bukan hanya untuk perlindungan Jaminan Sosial terhadap resiko yang muncul pada saat bekerja dikantor saja, tetapi dengan adanya Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.01.07/MENKES/327/2020 tentang penetapan corona virus disease 2019 (Covid-19) akibat kerja sebagai penyakit akibat kerja yang spesifik pada pekerjaan tertentu maka seluruh tenaga medis yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK juga mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Sementara ditempat yang sama, ahli waris penerima santunan mengapresiasi kinerja dari BPJAMSOSTEK cabang Tangerang Selatan terhadap keluarganya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJAMSOSTEK cabang Tangerang Selatan atas segala perhatian dan kepeduliannya kepada saya dan keluarga. Sungguh ini diluar dugaan kami sebagai keluarga, begitu besar perhatiannya kepada kami sekeluarga,” pungkas ahli waris.(HMS)

What do you think of this post?
  • Awesome (0%)
  • Interesting (0%)
  • Useful (0%)
  • Boring (0%)
  • Sucks (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan