Monday 18th January 2021
23 views

Disperindagkop UKM, Pemberdayaan Ekonomi Lokal melalui Kemitraan dan Digitalisasi

KOTA TANGERANG (Gerbang Banten) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang (Disperindagkop UKM) melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas koperasi Sub Pemberdayaan Ekonomi Lokal melalui Kemitraan dan Digitalisasi Koperasi Tahun 2020. Di Aula Gedung Cisadane Lantai 4. Kamis, 26/11/2020

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Teddy Bayu Putra, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa, kegiatan transformasi usaha koperasi ke arah digital, yang dapat memberi dampak signifikan dalam memperluas dan mendekatkan akses pangan lokal kepada masyarakat. Disperindagkop UKM akan terus berupaya menjaga ketersediaan dan aksesibilitas pangan, salah satunya dengan terus mendorong para pelaku Badan Usaha Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bertransformasi ke pola usaha digital.

“Saya merasa dimasa pandemi seperti ini, ada pendekatan pasar baru yang bisa kita dorong, orang bisa memesan makan dari rumah dengan sistem digital, tinggal klik, pilih makanan lokal yang kita suka, dari Kota Tangerang bisa kita kirim kemana saja, dan cara – cara digital seperti ini akan terus kita dukung dan tingkatkan”kata Teddy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Selain itu, Teddy Bayu Putra juga menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan bersama koperasi UKM. Disperindagkop UKM membina koprasi ditingkat Kelurahan yang merupakan garda terdepan, dalam pemulihan ekonomi di wilayah kota tangerang, pesertanya adalah koperasi yang sudah terbentuk badan hukumnya. Sementara, jumlah koperasi yang ada di 94 kelurahan dari 104 kelurahan yang ada di wilayah Kota Tangerang.

“Tujuan utamanya kegiatan itu, adalah agar mereka, para pengusaha koperasi terhindar dari Rentenir (Bank Keliling), dan memberikan cara koperasi memberdayakan ekonomi lokal. Maka kita jalin kemitraan dengan sistem Digitalisasi, jadi potensi-potensi ekonomi yang ada di wilayah itu, bisa di pasarkan melalui koperasi kelurahan setempat dan sekaligus memanfaatkan teknologi Digitalisasi untuk kemudahan mereka dalam melakukan pemasaran produk usahanya”jelasnya.

Di samping itu, bagaimana caranya saat ini, dan kesiapan mereka para koperasi untuk kami bangun dan diberikan fasilitas untuk menjadi orang-orang yang sukses menjalankan usaha koperasinya. Disperindagkop UKM juga menghadirkan Koperasi besar untuk memberikan motivasi, memberikan edukasi kepada para koperasi pemula, sehingga peserta dapat terinspirasi untuk menggerakan usaha koperasinya. Supaya mereka mau melakukan yang terbaik, bukan sekedar terinspirasi, tapi koprasi itu bisa melakukan berbagai usaha dan melayani anggota dan masyarakat pada umumnya.

“Pemasaran secara Digitalisasi adalah konsep terakhir yang perlu untuk kita dorong, hari ini kita buktikan bahwa pasar terbuka untuk pangan lokal, kedepan kita akan memberikan ruang kepada pengusaha Koperasi dan UMKM agar dapat memasarkan produknya di tempat – tempat yang strategis diwilayahnya” ungkapnya.

“Kegiatan tersebut, tentu dengan mengedepankan Protokol Kesehatan Covid-19, peserta dan penyelenggara harus melakukan cuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan masker serta menjaga jarak”tambahnya.

Di tempat acara, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Abdul Kholil Kurniawan menyampaikan, setiap penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan koperasi pesertanya selalu berbeda-beda. Untuk yang kali ini adalah angkatan ke-2 yang pesertanya dari 25 koperasi kelurahan. angkatan pertama dan kedua sama 25 pesertannya.

“Narasumbernya, dari ketua Benteng Mikro Indonesia yang merupakan koperasi besar yg sudah menjadi room model di tingkat nasional. kita harapkan koperasi kelurahan itu bisa termotivasi dan mau melakukan usaha koperasinya, seperti pameran di wilayanya di koperasi kelurahanya dan sehingga menarik minat warganya, untuk bergabung ke koprasi di wilayahnya. Serta memanfaatkan usaha-usaha di sekitarnya, untuk bekerjasama dengan koperasi-koperasi yang sudah dapat pembinaan dan sudah ada badan hukumnya”terangnya


Lanjutnya, rencana kedepannya Disperindagkop UKM akan menyelenggarakan sampai 5 angkatan diharapkan mereka lebih transparan menggunakan digitalisasi koperasi. Kemudahan yang didapat adalah tidak susah-susah melakukan pemasaran produk usahanya. Ada beberapa koperasi yang langsung meminta penjelasan tentang Digitalisasi, karena menurutnya selama ini menguntungkan bagi kedua belah pihak, selama belum ada untung bagi mereka yang menawarkan tidak masalah.

“Berharap, koperasi bisa menjadi solusi di masa pandemi sekarang ini, masyarakat mulai bisa berdaya melalui koperasi dengan sistem Digitalisasi, masyarakat bisa belanja melalui Media Sosial, tadinya, jika belanja harus ke luar rumah. Melalui kemitraan bisa menjembatani usaha koperasi besar siap menggelontorkan pendanaan, guna menambah permodalan”pungkasnya. (ADV).

What do you think of this post?
  • Awesome (0%)
  • Interesting (0%)
  • Useful (0%)
  • Boring (0%)
  • Sucks (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan