Dindikbud Tangsel Rayakan Hari Anak Nasional Bertema “Anak Indonesia, Anak Genius”

Tangerang Selatan (Gerbang Banten),-
Perayakan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibuka Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dengan melepaskan sebanyak 1000 balon ke udara. Kegiatan tersebut digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel di Lapangan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Kecamatan Setu, pada Rabu (15/8).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Anak Indonesia, Anak Genius.” Selain itu, kegiatan itu pun dikaitkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-73 tahun, dan dihadiri 1000 peserta didik terdiri dari taman kanak-kanak (TK), kelompok bermain, satuan PAUD sejenis dan tempat penitipan anak se-7 kecamatan di Kota Tangsel.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Taryono mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantarkan generasi bangsa untuk menjadi anak dengan tumbuh kembang yang baik dan berkarakter.

“Kami ingin mengantarkan putra dan putri bangsa Indonesia, untuk menjadi anak yang cerdas dan berkarakrer kuat. Tentunya dengan belajar sambil bermain bersama-sama satu sama lain,” katanya.

Menurut Taryono, dalam hal ini, peran dan kepedulian semua pihak sangat penting terhadap perkembangan anak bangsa, terutama orang tua dan lingkungan.

“Oleh karena itu, seperti yang dikatakan oleh Bapak Presiden Jokowi pada perayaan hari anak nasional tingkat nasional kematin, kepada anaka anak belaiu berpesan, Jangan lupa untuk terus belajar tapi jangan lupa untuk bermain dengan teman – teman agar semua gembira dan senang dan jangan lupa berolaraga,” kata Taryono menirukan pesan Presiden Joko Widodo.

Taryono menambahkan, selain pelepasan 1000 balon secara bersama, perayaan HAN ini diisi berbagai kegiatan dan aktrasi dari perwakilan PAUD se Kota Tangsel dan senam bersama.

Sementara Airin Rachmi Dianay menyampaikan, bahwa anak-anak yang ada disini adalah harapan bangsa yang nantinya akan memperjuangkan negara ini, maka dari itu, ia berpesan kepada para orang tua agar membiarkan mereka belajar sambil bermain, sesuai dengan zamannya. Karena zaman mereka tentu berbeda dengan jaman anak sekarang.

Masih menurut Airin, sebagai orang tua walaupun dengan kondisi zaman sekarang, ia berharap tetap memastikan mereka punya bekal agar nantinya bisa hidup dengan mandiri sehingga dapat mencapai dan meraih cita-citanya serta mengetahui norma juga etika.

“Karena, kita sadar betul kondisi negara Indonesia yang era globalisasi bagaimana persoalan dan tantangan kedepan akan jauh lebih besar. Tetapi sebesar apapun tantangan mereka, kalau kita sudah menyiapkan pondasi yang baik, baik ilmu agama, ilmu pendidikan dan ilmu-ilmu lainnya, mudah-mudahan mereka akan bisa lebih mandiri dan tentunya meraih apa yang menjadi harapan anak anak kita dan harapan cita-cita orang tua.” paparnya.

Ibu dua anak ini pun berharap, agar anak-anak Indonesia menjadi anak yang soleh dan soleha, cerdas, pintar, genius, anak-anak yang beguna bagi nusa dan bangsa, dan menjadi kebanggaan orang tua. “Selamat hari anak, semoga dengan kegiatan ini mengingatkan kita sebagai orang tua dan kita harus mampu dan mau untuk bisa memenuhi hak-hak anak kita,” tutupnya. (ben)

Bagikan di Media Sosial mu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.