Anak Usia 12+ di Kota Tangerang Mulai Divaksin Covid-19

KOTA TANGERANG (gerbangbanten.co.id) – Setelah mulai menjaring vaksinasi covid-19 pada tingkat SMA. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan pun melebarkan target sasarannya, ke anak usia 12+ atau tingkat SMP se-Kota Tangerang.

Jamaluddin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengungkapkan tercatat sekitar ada 73 ribu lebih siswa SMP di Kota Tangerang, yang akan di vaksinasi secara bertahap, hingga Agustus mendatang.

“73 ribu lebih ini mulai dari SMP negeri dan swasta hingga madrasah negeri dan swasta. Semua akan divaksinasi secara bertahap sesuai jadwal yang ditentukan Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat,” ungkap Jamaluddin, usai memantau di SMPN 1 Kota Tangerang, Senin (19/7/21).

Ia menuturkan, di hari pertama vaksinasi memang ada siswa yang tidak ikut vaksin. Dikarenakan sedang sakit, atau tubuhnya sedang tidak siap untuk divaksinasi. Dengan begitu, kata Jamal semua siswa yang datang ke sekolah, merupakan siswa yang sudah mendapat persetujuan dari masing-masing orangtuanya untuk divaksin covid-19 dengan jenis sinovac.

“Hingga saat ini, tidak ada orangtua siswa yang menolak anaknya di vaksin. Sejauh ini, kebanyakan mereka mensuport program vaksinasi. Sedangkan anak-anaknya sangat antusias, karena banyak dari mereka memang mau segara sekolah tatap muka, atau beraktivitas sekolah secara normal,” katanya.

Sementara itu, para siswa pun mengaku tak merasa ragu atau takut dengan kegiatan vaksinasi covid-19 ini. Seperti yang diungkapkan Rafli, salah seorang siswa SMPN 1 Tangerang yang mengaku cukup antusias mengikuti vaksinasi hari ini.

“Vaksin hari ini memang program ajakan dari sekolah, tapi saya sendiri memang ingin cepat-cepat di vaksin. Karena saya ingin cepat-cepat sekolah tatap muka, saya merasa sekolah online terlalu landau, hingga kita ngegampangin. Jadi selain ingin sehat, ingin cepat sekolah normal lagi,” ungkap Rafli.

Hal senada juga diungkapkan, Meidina salah seorang siswa SMPN 1 Tangerang yang mengaku sudah bosan dengan sekolah online. Maka, ia dengan antusias mengikuti vaksinasi gratis di sekolahnya. “Vaksin biar sehat, terhindar dari virus covid-19. Saya juga lebih suka sekolah tatap muka, belajarnya lebih jelas. Kalau online banyak lewatnya, banyak gak fokusnya. Jadi semoga dengan sudah divaksin bisa cepat sekolah tatap muka,” harapnya.

Sebagai Informasi, bagi siswa yang ingin mengikuti vaksinasi bisa mendaftar melalui sekolah masing-masing, yaitu untuk pelaksanaan vaksin di sekolah. Bisa juga ikut vaksin di wilayah, dengan daftar melalui RT, RW, Kelurahan setempat. (Hms).

Bagikan di Media Sosial mu