Gubernur Banten Launching E-Samsat di Tangerang | GERBANG BANTEN
Tuesday 23rd July 2019

Gubernur Banten Launching E-Samsat di Tangerang

Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) melakukan penekanan tombol pada prosesi peluncuran E-Samsat Banten di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya di BSD-Tangerang Selatan (8/9). Dari kiri ke kanan: Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Banten Anita Indahwati, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten Opar Sohari, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Halim Pagara, Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Bambang Widjanarko, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Banten Suhadi, , Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Banten Ferry S. Tumpal.

 

TANGERANG SELATAN (Gerbang Banten) -Gubernur Banten Wahidin Halim, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Halim Pagara, dan Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa resmi  meluncurkan program  e-samsat Banten di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jumat (8/9) di UPT Bapenda Serpong.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany,  Kepala  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional I DKI Jakarta dan Banten Bambang Widjanarko dan Kepala Jasa Raharja Perwakilan Banten Suhadi.

 

Wahidin Halim dalam sambutannya mengatakan proram e-samsat Banten merupakan bagian peningkatan sistem pelayanan untuk meningkatkan pendapatan pajak.  Program e-samsat Banten memberikan kemudahan kepada masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotor. Selain itu, e-samsat Banten ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak praktik korupsi.

 

Lebih lanjut Wahidin Halim Mengatakan, ”Pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masih kalah jika dibandingkan dengan Jakarta Selatan yang mencapai angka Rp 3,6 trilyun.”

 

“Saya yakin ada masalah dengan data tersebut. Saat ini kita baru mencapai 65% dari target Rp  5 trillion karena ternyata masih ada 9 juta kendaraan bermotor yang belum tertagih pajaknya. Keadaan ini akhirnya menjadi sorotan KPK. Jadi, saya mohon kepada Kapolda untuk melakukan operasi  penertiban dan penagihan.  Saya juga meminta kepada tiap UPT Serpong, Cikokol, Ciledug dan Ciputat untuk menganalisa kembali jumlah kendaraan yang belum membayar pajak. Saya juga berharap bupati dan walikota untuk membantu sosialisasi e-samsat Banten ini karena pajak kendaraan bermotor ini merupakan sumber terbesar untuk  APBD Banten.” Katanya.

 

Sementara  pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, “melalui program e-samsat Banten ini akan mempermudah dan mempercepat pelayanan bagi wajib pajak dalam membayarkan pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui seluruh jaringan kantor dan jaringan ATM Bank Banten. Tentu saja harapan kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat guna membayar pajak daerah, khususnya PKB.”ungkapnya.

 

Dengan layanan e-samsat Banten, pelayanan samsat bisa dilakukan dengan mengirim SMS ke 2000 melalui handphone.  Layanan e-samsat mencakup pendaftaran, penetapan, dan pembayaran kewajiban pajak kendaraan, seperti, pajak kendaraan bermotor(PKB), sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLJ) dan pengesahan surat tanda kendaraan bermotor(STNK).

 

Cara penggunaan cukup mudah, wajib pajak mengirim pesan interaktif Telkom dengan short code 2000 untuk samsat Banten. Ketik SAMSAT BANTEN(spasi)nomor rangka (spasi)NIK(spasi)no.handphone. setelah itu akan ada balasan dari samsat Banten berisi kode bayar, jumlah tagihan dan batas waktu pembayaran. Selanjutnya wajib pajak melakukan pembayaran di ATM bank Banten terdekat berdasarkan kode bayar dan mendapat bukti pembayaran. Setelah mendapat bukti pembayaran, wajib pajak harus melakukan pengesahan STNK di seluruh sentra layanan kantor bersama samsat wilayah Banten. Masyarakat tetap harus mendatangi kantor fisik samsat untuk mendapatkan pengesahan dan penerbitan surat ketetapan pajak atau tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran.(BEN)

What do you think of this post?
  • Awesome (83%)
  • Interesting (8%)
  • Sucks (8%)
  • Useful (0%)
  • Boring (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan