Bahas RJPMD Kota Serang, H.Namin Harap Pemberdayaan Masyarakat di Perioritaskan | GERBANG BANTEN
Thursday 23rd May 2019

Bahas RJPMD Kota Serang, H.Namin Harap Pemberdayaan Masyarakat di Perioritaskan

SERANG (Gerbang Banten)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Serang, H Namin, menanggapi tanggapan Walikota Kota Serang terkait Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) Kota Serang 2019-2023.

Ia mengatakan,agar Lima tahun kedepan, Visi misi tersebut dapat terealisasikan. “Dari sekian penyampaian jawaban Walikota Serang, Kami menekankan agar pembangunan setiap tahunnya terstruktur, jangan kita selesain yang ini , sementara yang lain terbaikan,” ujarnya saat di temui setelah sidang Paripurna tentang tanggapan Walikota Serang terhadap pemandangan umum fraksi fraksi di ruang rapat paripurna Kota Serang ,Senin, (08/04/2019).

Menurutnya, dengan dilakukan berstruktur, maka akan tidak ada ketimpangan atau kelabakan dalam merealisasikannya. “Setiap Pimpinan kan lebih menekankan pembangunan, untuk merealisasikan janji ,namun hendaknya itu dilakukan perpoin,” tutur H.Namin

Salah satu contoh, Ketua DPRD Kota Serang menyebutkan, jika di tahun pertama bidang kesehatan, penuntasan kemiskinan, dan atasi pengangguran, namun Pihaknya juga menyarankan dalam mengatasi pengangguran tidak hanya fokus terhadap tenaga kerja saja,akan tetapi lebih ke arah kemandirian. “Namun menurut saya hal yang terpenting dalam RJPMD ini ialah Pemberdayaan Masyarakat, dan ini yang menurut saya paling prioritas,” ujarnya mengakhiri.

Sebelumnya, beberapa Fraksi DPRD Kota Serang menyampaikan beberapa saran dan catatanRJPMD Kota Serang periode 2019-2023 di antaranya, agar dilakukan penajaman prioritas dari ketiga komponen penyusunan indeks pembangunan manusia, yaitu indeks pendidikan kesehatan dan indeks daya beli yang memiliki daya ungkit bagi peningkatan IPM Kota Serang,

Terkait kesehatan ada beberapa catatan fraksi gabungan Madani yang memandang bahwa ketersediaan tenaga kesehatan yang masih belum memadai dan belum cukup ideal dibandingkan dengan populasi target layanan kesehatan, termasuk upaya pelayanan kesehatan tingkat lanjut yang belum optimal walaupun kota Serang sudah memiliki RSUD.

Infrastruktur yang konektivitas ,tata kelola pemerintahan yang didalamnya menyangkut pelayanan publik kapasitas aparatur dan manajemen aset milik daerah serta inovasi, perihal proses perencanaan dan penganggaran pembangunan serta kapasitas keuangan daerah.

Selain itu, Rencana tata ruang wilayah RTRW pemerintah juga perlu adanya penataan ulang terhadap seiring dengan perkembangan Kota Serang, Selanjutnya, terkait peran masyarakat dalam pembangunan di mana, perlu ruang informasi dan akses publik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah terbuka luas dan bertanggung jawab sehingga manfaat hasil kerjasama tersebut akan besar. (ADV)

What do you think of this post?
  • Sucks (0%)
  • Boring (0%)
  • Useful (0%)
  • Interesting (0%)
  • Awesome (0%)

Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan